JAKARTA - PKS menilai
implementasi kurikulum 2013 yang dilakukan pemerintah dinilai kurang
matang dari segi persiapan teknis pelaksanaan. Pasalnya tahun
pembelajaran baru yang akan di mulai pekan depan ini banyak dikeluhkan
baik oleh sekolah yang ditunjuk mengimplementasikan kurikulum 2013
maupun yang tidak ditunjuk.
Demikian
dikatakan Ahmad Zainuddin, anggota Komisi X DPR RI menanggapi minimnya
kesiapan pemerintah dalam mengimplementasikan kurikulum 2013.
Menurutnya, sejak awal pembahasan fraksi PKS mendesak agar sebaiknya kurikulum baru tersebut di uji coba saja pada tahun ini dan implementasinya ditunda hingga 2014 nanti.
“Banyak
keluhan yang disampaikan kepada kami dari beberapa sekolah dan guru
tentang keresahan mereka terhadap kebijakan kurikulum baru tersebut,”
jelas Zainuddin dalam keterangannya, Jumat (12/7/2013).
Zainuddin
mengapresiasi yang dilakukan oleh Kemenag yang baru akan melaksanakan
implementasi kurikulum baru hingga tahun depan. Karena dengan demikian
ada waktu yang cukup untuk mempersiapkan segala komponen pendukung dalam
implementasi kurikulum baru tersebut.
Ditambahkannya
bahwa dari hasil pantauan kami di dapil, beberapa sekolah pelaksana
kurikulum 2013 mengeluhkan bagaimana model implementasi dua kurikulum
berbeda dalam satu sekolah yang sama. Belum lagi persoalan pelatihan
guru yang waktunya sangat singkat dan harus mempersiapkan waktu kurang
dari tiga hari untuk membuat dua skenario dan metode pembelajaran serta
pendekatan yang berbeda dalam setiap mata pelajaran.
Seperti
diketahui bahwa kemendikbud merencanakan pelatihan instruktur nasional
pada 29 Juni-3 Juli 2013. Dilanjutkan dengan pelatihan guru inti pada
4-8 Juli 2013 dan terakhir pelatihan guru sasaran (guru kelas dan guru
mata pelajaran) pada 9-13 Juli 2013.
Legislator PKS dari
dapil Jakarta Timur ini mengingatkan kepada pemerintah terhadap janji
yang disampaikan kepada komisi X bahwa implementasi kurikulum 2013 akan
dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. “Pemerintah harus mengkaji ulang
kesiapan kurikulum 2013, karena saat ini menimbulkan keresahan dan
kebingungan sekolah-sekolah dalam menghadapi tahun ajaran baru pekan
depan ini,” ujar Zainuddin.
Oleh
karena itu Zainuddin meminta Menteri Nuh agar benar-benar serius dan
turun langsung ke lapangan untuk memantau kesiapan kurikulum 2013 agar
dapat terlaksana dengan baik. “Pasalnya Anggaran Kurikulum yang
digunakan cukup besar, dan hal tersebut harus dapat diwujudkan dengan
hasil yang optimal bagi kemajuan pendidikan nasional kita,” imbuhnya.
tribunnews.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar