Terima kasih kepada pengunjung blog. Jumlah kunjungan telah melewati 23.000. Nikmati postingan baru setiap Sabtu-Ahad
Home » » Mahyeldi Imbau Masyarakat Ikut Tangani Sampah di Lingkungan Masing-masing

Mahyeldi Imbau Masyarakat Ikut Tangani Sampah di Lingkungan Masing-masing

Written By Unknown on Sabtu, 23 Februari 2013 | 09.00

Sampah menjadi persoalan besar bagi sebuah kota. Di Kota Padang misalnya, penduduknya semakin meningkat dari tahun ke tahun, otomatis menghasilkan sampah yang semakin banyak juga. Apalagi kalau tak diimbangi dengan petugas dan armada pengangkut sampah yang cukup. Alhasil sampah akan menumpuk dan menebarkan bau tak sedap di mana-mana. Sampah terlihat menumpuk di pasar tradisional, pinggir jalan hingga kompleks perumahan yang semakin menjamur di Kota Padang. 

Kian diperparah oleh perilaku masyarakat yang membuang sampah seenak perutnya. Tak hanya di darat, bahkan sampah di buang ke selokan yang sering menjadi penyebab banjir karena tersumbatnya drai­nase.

Sebagaimana diungkapkan Wakil Walikota, Mah­yeldi Ansyarullah pada peringatan hari peduli sampah tingkat Sumbar di Komplek Perumahan Dosen Unand Ke­lurahan Limau Manis Selatan, Pauh, kemarin, sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Padang dalam sehari mencapai 600 ton. Hanya separohnya bisa diangkut pertugas karena terbatasnya personel dan armada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang. Akibatnya terjadi penumpukan di tong sampah satu hingga dua hari.

Kondisi ini tidak saja menimbulkan bau yang tak sedap, merusak pemandangan tapi juga mengundang penyakit.

Mahyeldi mengimbau masyarakat agar ikut menga­tasi sampah di lingkungan masing-masing karena tanpa peran masyarakat tentu pemerintah kewalahan.

Imbauan Mahyeldi itu tentu harus disikapi dengan penuh kesadaran oleh seluruh komponen masyarakat.

Sebab, tanpa dukungan dan kepedulian warga menjaga lingkungannya sendiri Kota Padang bisa saja bernasib seperti Kota Jakarta yang selalu kebanjiran hebat saat hujan lebat.

Selain itu, pemerintah pun harus sudah memikirkan sejak dini solusi yang tepat agar kekhawatiran itu tak terjadi. Jika memang petugas dan armada kurang, mesti dilengkapi.

Menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat soal bahaya membuang sampah sembarangan perlu diting­katkan. Kemudian melatih dan memotivasi warga dalam pengolahan sampah yang bernilai guna.

Salah program yakni bank sampah yang sudah dilakukan Pemko Padang dinilai sangat bermanfaat untuk mengatasi persampahan di Kota Padang.

Selain itu, karena kewalahan mengurus sampah Kota Padang sudah tiga kali berturut-turut tidak mendapatkan Piala Adipura. Padahal tahun-tahun sebelumnya selalu jadi langganan Adipura.

Terlepas dari itu, kebersihan memang bukan hanya bertujuan untuk meraih prestasi tapi sudah menjadi kebutuhan hidup. Lingkungan yang bersih akan menjadikan hidup yang sehat. Orang berkunjung pun akan senang, betah dan membawa kesan positif ke dunia luar. (*)

Tajuk Rencana Padang Ekspres  22 Februari 2013
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar


 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011-2013. PKS Lubeg - All Rights Reserved - Email: pkslubeg@yahoo.com
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger