Terima kasih kepada pengunjung blog. Jumlah kunjungan telah melewati 23.000. Nikmati postingan baru setiap Sabtu-Ahad
Home » » Mahyeldi Dengarkan Keluh Kesah Pasangan Tunanetra

Mahyeldi Dengarkan Keluh Kesah Pasangan Tunanetra

Written By Unknown on Selasa, 29 Januari 2013 | 15.56

PADANG — Pasangan tuna netra Roni Hafiz (32) dan Nilam Sari (27), mengadukan galau hatinya ke Pemko Padang. Terkait kontrakan rumah sekaligus tempat praktik jasa pijatnya yang jatuh tempo awal Februari nanti. Kedatangan pasangan ini diterima Wakil Walikota Mahyeldi Ansharullah di ruangannya, Senin (28/1).

Di depan Wakil Walikota Padang, Roni mengaku ia sudah tidak tahu mau mengadu kemana lagi. Masalahnya ia sudah tidak punya dana untuk melanjutkan kontrakan tempat tinggal sekaligus tempat usahanya itu. Berkat rekomendasi seorang temannya disarankan untuk menyampaikan hal itu kepada Pemko Padang. Roni menyebut nama Ustad Malik sebagai orang yang telah menyarankannya untuk menemui Wawako.
 
“Uang saya hanya tinggal Rp1,5 juta, saya harus mencari sekitar Rp3,5 juta lagi untuk mencukupi menjadi Rp5 juta guna membayar kontrakan itu,”jelasnya.
 
Ia mengungkapkan, sebelumnya sudah ada dana untuk melanjutkan kontrakan pada pertengahan tahun lalu, namun dana itu terpakai karena sang istri melahirkan anak kedua mereka dua bulan lalu.
 
Roni Hafiz merupakan qori wakil Kota Padang pada MTQ Nasional ke-34 tingkat Sumatra Barat di Dharmasraya 2012 lalu. Dia mengukir prestasi dengan meraih juara dua untuk kategori tuna netra.
Untuk menunjang kehidupan keluarganya, pria yang dikaruniai 2 anak ini membuka praktik pijat yang bernama Mutiara Assyifa di Jalan Punggai, Nomor 242 Siteba Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo.
 
Sementara itu, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dengan simpatik mendengarkan keluhan pasangan yang taat beribadah ini. Sempat juga Mahyeldi menjajal kepiawaian tangan Roni dalam mengurut, khususnya untuk sport massage.
 
Mahyeldi menjanjikan untuk mengusahakan agar ada pihak yang bisa membantu Roni. Bukan hanya untuk membayar kontrakan panti pijatnya tapi juga untuk modal usaha.
 
“Saya akan usahakan, agar ada pihak yang dapat membantu Roni. Kapan perlu Roni bisa mencari lokasi usaha yang baru dan lebih strategis dari tempatnya sekarang,” kata Mahyeldi.
 
Menurut Mahyeldi, Roni cukup mahir dalam mengurut dan urutannya terasa enak di badan. Potensi yang dimilikinya ini mestinya bisa berkembang sehingga ia mampu menghidupi keluarga dan mensekolahkan anak-anaknya nanti.
 
Ditambahkan, Roni bisa mengajukan proporsal dan nanti juga akan direkomendasikan kepada donatur.
“Untuk itu Roni diharapkan dapat melengkapi syarat-syaratnya segera agar dapat juga secepatnya direalisasikan,” pungkas Mahyeldi.
 
Pada kesempatan sama, Mahyeldi juga langsung memberikan bantuan uang kepada Roni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga dan anak-anaknya. (103)

Singgalang 
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar


 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011-2013. PKS Lubeg - All Rights Reserved - Email: pkslubeg@yahoo.com
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger